Akses ke Pulau Tello semakin Terbuka


Medan (WASPADA Online)

Dewasa ini akses ke Pulau Tello sebagai salah satu wilayah kepulauan terluar di Samudera Hindia semakin terbuka dan dapat dijangkau masyarakat, sehingga dinilai tidak lagi rawan dicaplok pihak asing.

“Akses ke Tello kini semakin terbuka dan kekhawatiran pencaplokan pulau-pulau di wilayah Kepulauan Nias oleh asing berkurang,” kata kepala Satker Bandar Udara Lasondre Pulau-Pulau Batu, Saiful Bahri, di Medan, tadi malam.

Menurut dia, selain dengan penerbangan perintis dua kali dalam sepekan, masyarakat juga bisa menumpangi kapal fery dengan frekwensi sekali dalam dua pekan untuk menjangkau daratan Pulau Tello.

Wilayah yang menjadi bagian dari Kabupaten Nias Selatan, Sumut itu kini semakin banyak dikunjungi masyarakat baik dari luar daerah maupun wisatawan asing yang menikmati keindahan pulau tersebut.

Data pihaknya menunjukkan, hingga semester I 2009 sedikitnya terdapat 90 kali penerbangan perintis dan carter ke Bandar Udara Lasondre dengan jumlah penumpang yang datang 1.147 orang dan berangkat 1.194 orang.

Penerbangan perintis dilakukan dua kali dalam sepekan yakni pada hari Selasa dan Kamis dengan rute Medan-Sibolga-Pulau Tello-Nias-Padang menggunakan pesawat jenis Cassa 212 seri 200 berkapasitas 22 tempat duduk milik PT Nusantara Buana Air (NBA).

Sedangkan penerbangan carter umumnya berasal dari Bandara Internasional Minangkabau di Sumatera Barat yang mengangkut wisatawan asing dengan frekwensi tiga kali dalam sebulan, jelasnya.

Untuk kapal fery bisa diakses dengan rute Sibolga-Teluk Dalam-Pulau Tello berkapasitas 350 orang penumpang dengan jenis mesin 750 Gross Ton (GT) milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Sumut menyatakan pulau terluar di provinsi itu rawan dicaplok pihak asing karena belum memiliki nama, terutama di wilayah Kepulauan Nias yang paling banyak jumlahnya.

Sekda Provinsi Sumut, RE Nainggolan, menyebutkan, dari 419 pulau-pulau terluar di daerah itu, sebanyak 166 pulau dewasa ini belum memiliki nama atau tanda-tanda sebagai milik dan bagian dari NKRI. (dat04/ann)

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.